Cara Setting Meteran Listrik Pulsa Agar Hemat Pengeluaran

Pengeluaran untuk membayar tagihan listrik rumah tangga merupakan salah satu yang kadang di luar perkiraan, khususnya bagi pelanggan pascabayar. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba untuk mulai menggunakan listrik prabayar agar lebih terkendali. Namun, dalam penggunaannya, listrik prabayar pun kadang tak terkontrol dan mengharuskan kita membeli beberapa kali pulsa listrik dalam sebulan.


Selain membatasi penggunaan energi listrik di rumah, untuk mengatasi pulsa listrik yang cepat habis, kamu bisa melakukan trik yang tak melanggar aturan. Caranya, yaitu dengan mencari ‘kode rahasia’ pada meteran listrik berdasarkan merk. Karena jika berbeda merk, maka kodenya pun berbeda.

Untuk melakukan pengaturan pada meteran listrik dari masing-masing merk, kamu bisa menggunakan kumpulan kode-kode dan fungsinya. Simak cara setting meteran listrik pulsa dengan mudah berikut ini.

Cara Setting Meteran Listrik Prabayar agar Irit Pulsa


1. Meteran Listrik Merk Conlog

  • #1# – Rata-rata penggunaan daya
  • #2# – Jumlah kilowatt hour (kWH) yang terpakai
  • #6# – Jumlah kWH yang yang ditambahkan
  • #11# – Melihat token terakhir

2. Meteran Listrik Merk Hexing


  • 800 – Restart meter
  • 851 – Total kWH listrik yang terpakai
  • 807 – Voltase listrik
  • 808 – Ampere terpakai
  • 814 – Daya terpakai
  • 852 – Kode token terakhir
  • 817 – Jumlah kWH pengisian terakhir
  • 809 – Menghitung jumlah berapa kali mati
  • 804 – Cek ID meter PLN prabayar
  • 812 – Mematikan alarm batas kWH
  • 801 – Cek sisa kWH
  • 815 – Tanggal pengisian terakhir

3. Meteran Listrik Merk Itron

  • 00 – Restart meter
  • 03 – Total kWH listrik terpakai
  • 07 – Batas kWH listrik
  • 09 – Daya yang digunakan
  • 41 – Voltase listrik
  • 44 – Ampere terpakai
  • 47 – Daya terpakai
  • 54 – Kode token terakhir
  • 59 – Jumlah kWH pengisian terakhir
  • 69 – Menghitung jumlah berapa kali mati
  • 75 – Cek ID meter PLN prabayar
  • 79 – Cek batas minimal alarm
  • 456xx – Merubah batas minimal alarm
  • 78 – Cek delay alarm dalam menit
  • 123xx – Merubah delay alarm misal 12310 untuk 10 menit
  • 90 – Mematikan lampu LED pada meteran

4. Meteran Listrik Merk Glomet

  • 37 – Cek sisa kWH
  • 38 – Total kWH listrik terpakai
  • 41 – Voltase listrik
  • 47 – Daya terpakai
  • 54 – Kode pengisian token terakhir
  • 59 – Jumlah kWH pengisian terakhir
  • 75 – Cek ID meter PLN prabayar
  • 79 – Cek batas minimal alarm

5. Meteran Listrik Merk Star

  • 07 – Cek sisa kWH
  • 12 – Cek batas minimal alarm
  • 65 – Cek ID meter listrik prabayar
  • 76 – Jumlah kWH pengisian terakhir

Itulah kode-kode penting dan fungsinya pada masing-masing merk meteran listrik yang biasa digunakan di Indonesia, Toppers! Dengan menggunakan kode tersebut, kamu bisa melakukan pengaturan sedemikian rupa agar pemakaian listrik dapat kamu kontrol sepenuhnya. Sehingga, kamu bisa lebih mengira-ngira berapa pengeluaran untuk membeli pulsa listrik dalam satu bulan.

sumber : tribunnews.com
...Iklan Adsense hasil Parse...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Setting Meteran Listrik Pulsa Agar Hemat Pengeluaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel